Tambahkan kapasitas Harddisk dengan Garam

Dari kabar terbaru, ternyata teknologi harddisk masih jauh dari akhir hayatnya. Bahkan tampaknya, dalam waktu dekat akan melihat peningkatan kapasitas hingga enam kali lipat dibanding kapasitas maksimal harddisk yang ada saat ini.
Menurut sejumlah peneliti asal Singapura, mereka berhasil menemukan formula untuk melipatgandakan kapasitas harddisk. Caranya ternyata sangat sederhana. Cukup menggunakan garam dapur, atau sodium chloride saja.

Peneliti dari Institute of Material Research and Engineering, Agency for Science, Technology and Research, serta National University of Singapore serta Data Storage Institute, menggunakan teknologi harddisk terkini dan melakukan satu langkah tambahan pada proses e-beam lithography saat memproduksi harddisk.

Dikutip dari A-Star, Senin 24 Oktober 2011, tujuan penambahan langkah ini adalah untuk memproduksi nanostruktur yang lebih rapi di permukaan harddisk.

Trompet yang Terdengar Hingga Puluhan Kilometer

Penduduk Pegunungan Alpen di Swiss mewarisi alat musik tiup paling jauh terdengar sepanjang sejarah manusia. Bunyinya dapat terdengar hingga sejauh puluhan kilometer, melintasi lembah-lembah Alpen yang menjulang.


Trompet para penduduk Alpen ini disebut alpenhorn. Bentuknya sangat panjang, bisa mencapai dua kali lipat tinggi orang yang memainkannya. Mungkin tampak repot digunakan, apalagi saat harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Tak usah kuatir, alpenhorn masa kini bisa dicopot-copot sehingga muat dalam tas.

11 KENDARAAN MILITER PALING UNIK DI DUNIA

1. Kendaraan Lapis Baja M60A1-Launched Bridge (AVLB)

AVLB M60A1 digunakan untuk digunakan sebagai jembatan yang dapat berpindah dengan menggunakan sistem scissor. Panjang Maksimal jembatannya adalah 18 meter.

APA YANG TERJADI ANTARA CHINA DAN TIBET?

Sengketa di wilayah otonomi Tibet telah berlangsung selama beberapa dekade. Para pengamat internasional mencatat telah berulang kali terjadi pelanggaran hak asasi manusia di Tibet dan China. Sementara China membantah semua tuduhan itu, dengan mengatakan bahwa mereka selalu melindungi pribumi Tibet. Siapa yang benar dalam situasi ini?
Media Barat telah berulang kali mengangkat isu pelanggaran hak-hak adat masyarakat Tibet, dan belum lama ini, pemerintah China memprotes pemberitaan itu dengan mengatakan bahwa kantor berita Barat mempublikasikan informasi yang tidak benar. Menurut Wakil Ketua Pemerintah Otonomi Tibet, Jiarui Losandan, banyak media Barat hanya mendistorsi informasi mengenai situasi di wilayah Tibet.

Tibet. Foto : silkroadguide.com 

Kerugian Amerika Bila Menyerang Indonesia

AS tidak akan menyerang Indonesia, Pentagon membayangkan jika AS terpaksa harus menyerang Indonesia, berapa kerugian yang harus dipikul pihak AS dan berapa keuntungan pihak Indonesia dari kehadiran tentara AS di Indonesia.
Begitu memasuki perairan daratan Indonesia mereka akan di hadang pihak bea cukai karena membawa masuk senjata api dan senjata tajam serta peralatan perang tanpa surat izin dari pemerintah Indonesia. Ini berarti pihak AS harus menyediakan "uang damai" coba hitung berapa besarnya keuntungan yang diperoleh Indonesia jika bawaan AS sedemikian banyak.


Kemudian jika mereka mendirikan Base Camp militer, bisa ditebak disekitar Base Camp pasti akan dikelilingi oleh penjual bakso, fried chicken gerobakan, tukang es kelapa muda, tukang semir, lapak VCD bajakan, sampai obral pakaian Rp.10.000 3 pcs, blm lagi para pengusaha komedi putar bakal ikutan mangkal di sekitar Base Camp AS tersebut.

Pistol Berkamera Dari Tahun 1938

Pistol berkamera mungkin tampak seperti trend terbaru saat ini, tapi ini bukan. Kita kembali ke tahun 1930-an, perancang bereksperimen dengan kamera film kecil yang ditempelkan pada sebuah revolver. Foto tersebut bertanggal 1938, merupakan foto dari Arsip Nasional koleksi foto sejarah Belanda. Kamera ini terhubung ke trigger (pemicu) revolver Colt.38. Ketika trigger ditarik foto juga akan terambil. Teorinya, pistol kamera ini untuk mendokumentasikan penembakan oleh polisi.


sumber : artileri.org